Perlengkapan / Peralatan Membatik

Ditulis pada Jumat, 06 Agustus 2010 | Kategori: Artikel Umum Batik | Dilihat 4046 kali

Perlengkapan orang membatik , terutama peralatannya, tidak banyak mengalami perubahan dari dahulu sampai sekarang. Dilihat dari peralatan dan cara mengerjakannya membatik dapat di golongkan sebagai suatu kerja yang bersifat tradisional. Dengan demikian pekerjaan membatik memiliki sifat khas, seperti halnya kerja tradisional yang lain. Oleh karena itu jika peralatan dan cara pengerjaan dimodernisasi predikat batik dan membatik akan hilang. Tetapi di lihat dari segi produksi dan ekonomi negara peralatan batik dan membatik memerlukan perkembangan secara modern. Hanyalah produksi dari pengerjaan yang modern tersebut bukanlah bernama "batik" dalam arti yang sebenarnya.

PERLENGKAPAN MEMBATIK IALAH :

  1. Gawangan
    Gawangan ialah perkakas untuk menyangkutkan dan membentangkan mori sewaktu dibatik. Gawangan di buat dari bahan kayu, atau bambu. Gawangan harus di buat sedemikian rupa, sehingga mudah di pindah-pindah, tetapi harus kuat dan ringan.
  2. Bandul
    Bandul dibuat dari timah, atau kayu, atau batu yang di kanrongi. Fungsi pokok bandul ialah untuk menahan mori yang baru dibatik agar tidak mudah tergeser ditiup angin, atau tarikan si pembatik secara tidak sengaja. Jadi tanpa bandul pekerjaan membatik dapat saja dilaksanakan.
  3. Wajan
    Wajan ialah perkakas untuk mencairkan "malam" (lilin untuk membatik). Wajan di buat dari logam baja, atau tanah liat. Wajan sebaiknya bertangkai supaya mudah di angkat dan diturunkan dari perapian tanpa mempergunakan alat lain. Oleh karena itu wajan yang di buat dari tanah liat lebih baik daripada yang logam, karena tangkainya tidak mudah panas. Tetapi wajan tanah liat agak lambat memanaskan "malam".
  4. Anglo
    Anglo dibuat dari tanah liat, atau bahan lain. Anglo adalah alat perapian sebagai pemanas "malam". Apabila mempergunakan anglo, maka bahan untuk membuat api ialah kayu. Jika mempergunakan kayu bakar anglo diganti dengan keren; karena inilah yang banyak dipergunakan orang di desa-desa. Keren pada prinsipnya sama dengan anglo, tetapi tidak bertingkat.
  5. Tepas
    Tepas ialah alat untuk memperbesar api  menurut kebutuhan; terbuat dari bambu. Selain tepas, digunakan juga ilir. Tepas dan ilir pada pokoknya sama, hanya berdeda bentuk. Tepas terbentuk empat persegi panjang dan meruncing pada salah satu sisi lebarnya dan tangkainya terletak pada bagian yang runcing itu. Sedangkan ilir terbentuk bujur-sangkar dan tangkainya terletak pada salah satu sisi serta memanjang ke samping.
  6. Taplak
    Taplak ialah kain untuk menutup paha si pembatik supaya tidak kena tetesan "malam" panas sewaktu canting ditiup, atau waktu membatik. Taplak biasanya dibuat dari kain bekas.
  7. Saringan "malam"
    Saringan ialah alat untuk menyaring "malam" panas yang banyak kotorannya. Jika "malam" disaring, maka kotoran dapat dibuang, sehingga tidak menggangu jalannya "malam" pada cucuk canting sewakru dipergunakan untuk membatik.
  8. Dingklik (lincak)
    Dingklik atau lincak pada prinsipnya sama, yaitu tempat duduk si pembatik. Tetapi pembatik dapat juga duduk di atas tikar.

Komentar Pelanggan

 

Komentar Pelanggan

Mantap batik nya tanks batikunik.comAsri
Terima kasih banyak atas layanannya yang prima. Saya jadi keranjingan batik.. harga ramah di kantong, pilihan makin banyak aja, gak usah repot pergi kemana-mana.. jadi pengen beli lagi dan lagi. Semoga makin sukses Batikunik :)Ningrum

Customer Service

Butuh bantuan atau ada yang ingin di tanyakan?

Opening Hour :
Senin - Sabtu (08.00 - 16.00 WIB)

Ika
Mb Wahyu
Tri
CALL 0813 3578 9676
SMS 0878 3973 5333
BBM 24E604C2
WhatsApp 0878 3973 5333